Kamis, 12 Februari 2026

Kegiatan pra Ramadhan 1447 H di RQ Al Badr

Bergembira menuju Ramadhan 


Setiap tahunnya, masyarakat Muslimin di seluruh penjuru dunia tentu akan selalu berjumpa dengan sebuah momentum indah yang bernama bulan Ramadhan.


Dalam menyikapi datangnya Ramadhan, ada sebagian kalangan yang begitu gembira dan bersemangat dengan menyongsong kedatangan bulan istimewa yang masyhur dengan sebutan bulan puasa tersebut.

Berbagai macam kebutuhan dan perencanaan untuk menunjang aktivitas selama bulan Ramadhan pun telah dipersiapkannya bahkan sejak jauh hari sebelum bulan Ramadhan itu tiba.

Di antaranya ada yang mulai berlatih dengan melaksanakan puasa sunnah di bulan Sya'ban, dan ada pula yang meningkatkan intensitasnya dalam membaca Al Qur'an.


Baca juga :

Tips menemukan kegembiraan di bulan Ramadhan


Akan tetapi, meski nuansa momentum indah bulan Ramadhan sudah mulai terasa, di sisi lain masih terdapat sebuah ironi yang tidak dapat dipungkiri dengan masih ditemukannya segelintir kalangan di dalam masyarakat yang menganggap atau menyikapi kedatangan bulan Ramadhan itu sebagai momentum yang biasa saja.

Di antaranya, meskipun masih terhitung mau melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, akan tetapi mereka masih belum dapat mengambil sikap yang tepat dalam memuliakan dan memanfaatkan bulan Ramadhan untuk beribadah.

Ada yang mengisi hari demi hari di bulan Ramadhan dengan beraneka game on line dan permainan melalui gadgetnya, ada pula yang gandrung dalam dunia hiburan dan media sosial, atau ada pula yang hanya rebahan, bermalas-malasan dengan banyak tidur di siang hari Ramadhan.


Bagi sebagian kalangan yang tanpa uzur syar'i masih enggan untuk berpuasa di bulan Ramadhan, maka seruan ibadah puasa Ramadhan sesungguhnya hanya diperuntukkan bagi siapa saja yang memiliki akidah dan keimanan di dalam sanubari sebagaimana disebutkan di dalam Al Qur'an.



• Keistimewaan Ramadhan 

Bulan Ramadhan adalah momentum yang sangat tepat bagi setiap muslim untuk meningkatkan kuantitas serta kualitas ibadahnya.


Terdapat sebuah momentum emas yang bernama "Lailatul Qadar" yang berada pada sebuah malam di antara 10 malam-malam terakhir menjelang Idul Fitri yang secara eksponensial akan melipatgandakan jumlah pahala dari setiap jenis aktifitas ibadah yang dikerjakan bertepatan pada malam tersebut sebanyak lebih dari 1000 bulan.


Tidak disebutkan secara spesifik di dalam Al Qur'an mengenai berapa angka pasti dari redaksional ayat "lebih baik dari 1000 bulan" itu.

Secara umum "lebih baik dari seribu bulan" bisa saja bermakna 1001 bulan, 2000 bulan, dan seterusnya.

Dalam perhitungan kalender Hijriah,  kurun waktu 1000 bulan kira-kira setara dengan kurun waktu 86 tahun. Pada masa kini, sudah jarang ditemui seseorang dapat hidup panjang umur dengan usia mencapai atau bahkan melebihi 80 tahun. 


Ramadhan kali ini bisa jadi adalah Ramadhan yang terakhir bagi sebagian orang yang mungkin saja telah ditakdirkan akan habis sisa kuota usianya pada tahun ini, sehingga pada kesempatan Ramadhan tahun berikutnya bisa jadi ia tak dapat bertemu kembali dengan momentum Ramadhan karena telah berada di alam kuburnya.

Sungguh, alangkah beruntungnya siapa saja yang bergembira dengan kedatangan bulan Ramadhan tersebut, dan alangkah meruginya bagi siapa saja yang sengaja menyia-nyiakan momentum istimewa bulan Ramadhan hingga ia terlewatkan begitu saja.


Bagi siapa saja yang telah memiliki bekal ilmu pengetahuan dan wawasan, bulan Ramadhan sesungguhnya merupakan kesempatan terbaik bagi setiap muslim dalam berlomba memperbanyak aktivitas ibadahnya baik yang bersifat wajib maupun yang sunnah dengan tujuan agar dapat memperoleh hadiah yang paling istimewa dari ibadah puasa berupa predikat "Taqwa".

Karena hanya dengan ketaqwaan lah, jalan kehidupan di dunia niscaya akan semakin mudah dan dipenuhi dengan keberkahan begitu pula dengan kehidupan di akhirat berupa keselamatan, dan kemenangan yang abadi.

Berdasarkan kabar-kabar serta keterangan yang datang dari atas langit, ketaqwaan dan akhlak mulia adalah modal utama bagi setiap muslim untuk dapat meraih keselamatan dan kemenangan yang abadi, berupa surga yang telah dijanjikan dari pencipta Alam semesta.



• Persiapan pra Ramadhan 

Di lingkungan Rumah Qur'an Al Badr, terdapat beberapa kegiatan taklim seperti kelas belajar baca Al Qur'an, kelas tahsin dan Tahfidzul Qur'an, kelas pembahasan tafsir Al Qur'an, dan kelas pembelajaran bahasa Arab.


Dokumentasi kegiatan sebagian dari santri usia sekolah di Rumah Qur'an Al Badr Jakarta 

Kelas belajar baca Al Qur'an diikuti oleh beberapa kelompok usia, mulai dari kelompok usia anak sekolah, usia dewasa, hingga lanjut usia baik dari kalangan pria maupun wanita dalam kelas atau halaqah belajar yang berbeda-beda.

Kegiatan lainnya, seperti taklim pekanan bahasa Arab ( nahwu & shorof ) serta kajian tafsir Al Qur'an diselenggarakan khusus untuk kelas dewasa Ikhwan.


Dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, Rumah Qur'an Al Badr mengambil kebijakan untuk meliburkan sementara seluruh kegiatan majelis taklim tersebut hingga beberapa pekan setelah hari raya Idul Fitri.

Diliburkannya segala kelas majelis taklim tersebut, semata-mata untuk memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat agar lebih fokus dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dan mengisi bulan Ramadhan dengan mempraktikkan ilmu tajwid yang dipelajari selama ini dengan cara praktik membaca Al Qur'an.

Sampai pada beberapa pekan setelah Idul Fitri, masyarakat peserta taklim di Rumah Qur'an Al Badr masih berkesempatan berlibur dalam rangka bersilaturahmi kepada sanak keluarganya masing masing.


Baca juga :

Arsip kegiatan menyambut Ramadhan tahun lalu ( 1446 H )



• Penutupan sementara halaqah majelis ilmu kelas dewasa Ikhwan 

Kegiatan penutupan sementara kelas belajar Al Qur'an untuk kelompok usia dewasa bagi pria telah sukses diselenggarakan pada hari Senin, 8 Februari 2026 bertempat di gedung aula Rumah Qur'an Al Badr pada waktu ba'da Isya sampai selesai.




Silaturahmi dan penutupan sementara majelis ilmu kelas Ikhwan dewasa, Februari 2026.


Tausiyah singkat pra Ramadhan bersama ustadz Muhammad Salim. Lc 

Acara tersebut dikemas dalam sebuah kegiatan bertema silaturahmi yang diakhiri dengan acara pamungkas makan makan bersama dengan menu tradisional pecak Ikan ala Betawi.

Acara yang dihadiri oleh sekitar 14 orang peserta gabungan dari beberapa halaqah belajar kelas dewasa tersebut berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan.

Terselenggaranya acara tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Rumah Qur'an Al Badr bersama dengan bapak Ratim, sebagai koordinator acara yang juga sebagai jama'ah aktif peserta taklim di Rumah Qur'an Al Badr.

Atas prakarsa beliau lah, acara silaturahmi dan penutupan sementara majelis taklim belajar baca Al Qur'an kali ini dapat sukses terlaksana dengan metode pembiayaan urunan, yaitu secara swadaya dan bergotong royong.


Serah terima bingkisan Ramadhan oleh perwakilan peserta majelis ilmu, H. Marsidi kepada guru Al Qur'an, ustadz Muhammad Salim. Lc.

Di penghujung acara tersebut, atas kesepakatan bersama para jama'ah peserta taklim, diselenggarakan sesi serah terima hadiah berupa bingkisan sebagai tanda cinta dan hormat dari para peserta taklim kepada ustadz Muhammad Salim. Lc untuk dedikasi nya mengajarkan ilmu tajwid, tafsir Qur'an, dan bahasa Arab selama ini.


Sebagian dari para peserta majelis ilmu yang berkesempatan hadir pada acara silaturahmi dan penutupan sementara kegiatan majelis ilmu Rumah Qur'an Al Badr Jakarta, Februari 2026.


• Penutupan sementara halaqah majelis ilmu kelas dewasa akhwat

Sebagaimana majelis ilmu kelas Ikhwan dewasa ( remaja & bapak-bapak ), penutupan sementara majelis ilmu kelas akhwat dewasa ( ibu-ibu ) juga telah sukses diselenggarakan pada hari Rabu, 11 Februari 2026 ba'da Isya, bertempat di gedung sekretariat Rumah Qur'an Al Badr Jakarta.




Dalam kesempatan tersebut, peserta majelis ilmu kelas akhwat dewasa halaqah 1 ( halaqah malam ) berkesempatan untuk bertatap muka dan beramah-tamah dengan hadiraat tamu dari peserta kajian ibu-ibu yang dikelola secara mandiri oleh ustadzah Badriyah S.pd di kediaman nya.

Acara yang dihadiri oleh para peserta majelis ilmu khususnya akhwat dewasa tersebut diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sesi tausiyah singkat yang dibawakan oleh Ustadzah Badriyah S.pd.

Setelah ramah tamah, acara berlanjut dengan sesi puncak, menikmati jamuan makan malam bersama yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bingkisan Ramadhan untuk para guru pendidik yang mengajar di Rumah Qur'an Al Badr.




Dengan terselenggaranya rangkaian kegiatan pra Ramadhan berupa silaturahmi dan penutupan sementara majelis ilmu kelas dewasa, baik Ikhwan maupun akhwat tersebut, dapat diperoleh hikmah berharga berupa terselenggaranya momentum silaturahmi masyarakat sebagai media untuk mempererat persaudaraan antara sesama muslimin atau muslimah yang sama-sama sedang menimba ilmu Al Qur'an di Rumah Qur'an Al Badr.


Budaya ukhuwah dan kebersamaan inilah yang sangat patut untuk diharapkan dan dilestarikan, karena kebersamaan pada masa sekarang ini seolah-olah telah menjelma menjadi barang langka di tengah-tengah sikap ekslusif yang kian merebak di tengah kehidupan masyarakat modern, khususnya di lingkungan perkotaaan.





Selasa, 10 Februari 2026

Penghormatan untuk KH. Sa'aman bin Kainun Rahimahullah

Penghormatan untuk KH. Sa'aman bin Kainun Rahimahullah



Segenap Keluarga besar, team pengurus Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial ( YaPIS ) Al Badr, team pengelola Rumah Qur'an ( RQ ) Al Badr, dan para santri serta walisantri Rumah Qur'an ( RQ ) Al Badr, menghaturkan salam penghormatan kepada sesepuh kami, dan guru kami, ustadz KH. Sa'aman bin Kainun Rahimahullah yang telah berpulang ke Rahmatullah pada hari Senin, 21 Sya'ban 1447 H, bertepatan dengan 9 Februari 2026 pada jam 11.30 WIB dalam usia 84 tahun.


Ustadz KH. Sa'aman bin Kainun Rahimahullah adalah imam masjid Jami' Daarussalaam, sekaligus pimpinan Yayasan Yatim Piatu dan Fakir Miskin ( YPFM ) Daarussalaam yang juga memiliki kontribusi besar dalam memajukan dakwah Islam khususnya di bidang pendidikan Al Qur'an .


Sebagai sesepuh masyarakat dan mitra dakwah Rumah Qur'an ( RQ ) Badr, ustadz KH. Sa'aman bin Kainun pernah menyambangi Rumah Qur'an Al Badr beberapa waktu yang lalu.


Dalam kesempatan itu beliau Rahimahullah berkesempatan untuk mengawali peletakan batu pondasi pertama dalam pembangunan gedung aula / kelas belajar di Rumah Qur'an ( RQ ) Al Badr.



Dalam kesempatan tersebut pula, beliau mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk tetap bersemangat dalam melaksanakan ibadah, dan juga menuntut ilmu seperti membaca dan mempelajari Al Qur'an.

Beberapa bentuk dukungan, baik secara moril maupun materi pernah pula diberikannya untuk membantu kelancaran pembangunan kelas pembelajaran Al Qur'an tersebut hingga sukses dalam pelaksanaannya.


Kini, gedung aula atau ruangan kelas belajar di Rumah Qur'an Al Badr tersebut telah berdiri dan secara rutin telah digunakan sebagai sarana belajar Al Qur'an bagi masyarakat segala tingkatan usia. Semoga dapat menjadi ladang pahala jariyah pula untuk beliau, KH. Sa'aman bin Kainun Rahimahullah.


Dalam karier dakwah nya, ustadz KH. Sa'aman bin Kainun pernah menjabat sebagai sekretaris di Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) ranting kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.


Semoga Allah Ta'ala memaafkan segala kehilafan semasa hidupnya dan menerima segala amal sholeh yang telah dikerjakannya.

Semoga diluaskan dan diterangi kuburnya dan dibukakan pintu taman surga untuknya birohmatillah, yaa Arhama Rohimin.



Allahuma aamiin

Minggu, 25 Januari 2026

Agenda penting di awal tahun 2026

Beberapa pekan yang lalu Rumah Qur'an Al Badr menyelenggarakan sebuah kegiatan penting yang diikuti oleh seluruh santri berikut para wali santrinya.

Kegiatan rutin yang diagendakan setiap enam bulan sekali tersebut bertajuk silaturahmi dan evaluasi belajar santri, atau yang lebih dikenal dengan istilah penerimaan buku raport hasil belajar semesteran.


Dokumentasi Rumah Qur'an Al Badr, halaqah 1 & 2

Berdasarkan data update terkini, jumlah santri usia sekolah yang tengah belajar di Rumah Qur'an Al Badr Jakarta adalah 85 orang santri yang seluruhnya terdistribusi dalam 8 halaqah atau kelas belajar.

Seperti biasanya, sesi penerimaan raport untuk semester gasal kali ini diselenggarakan secara terpisah di 3 lokasi yang selama ini digunakan Rumah Qur'an Al Badr sebagai sarana untuk kegiatan belajar ( KBM ) para santri sehari-hari.


Penerimaan raport untuk para santri dari halaqah 1, 2, 4, 5, dan 6 diselenggarakan di Gedung pusat atau aula Rumah Qur'an Al Badr Jakarta.

Halaqah 1, 2, dan 4 dibimbing oleh ustadz Muhammad Salim Lc. dan ustadzah Badriah S.pd.

Sementara untuk halaqah pembelajaran 5 ( Maghrib mengaji ) dan halaqah pembelajaran 6 dibimbing secara khusus oleh ustadz Rizki.


Dokumentasi Rumah Qur'an Al Badr




Sedangkan penerimaan raport untuk halaqah 3 diselenggarakan secara terpisah di wisma mitra atau cabang I Rumah Qur'an Al Badr yang berlokasi di Jl. Kancil, Ragunan.

Halaqah 3 dibimbing oleh ustadz Muhammad Salim. Lc.


Dokumentasi Rumah Qur'an Al Badr, halaqah 4


Dokumentasi Rumah Qur'an Al Badr, halaqah 5


Dokumentasi Rumah Qur'an Al Badr, halaqah 6


Di wisma mitra atau cabang II Rumah Qur'an Al Badr Jakarta, agenda silaturahmi dan penerimaan raport diselenggarakan bagi para santri dari halaqah 7 ( Maghrib mengaji ) dan halaqah 8 yang secara khusus dibimbing oleh ustadz Aldy. Sy. dan ustadz Haris.


Dokumentasi Rumah Qur'an Al Badr, halaqah 7


Dokumentasi Rumah Qur'an Al Badr, halaqah 8


Penyelenggaraan silaturahmi wali santri dan serah terima raport kali ini sejatinya telah direncanakan sebelum pekan liburan akhir semester pada bulan Desember 2025, akan tetapi karena di antara santri ada yang berhalangan sehingga belum sempat mengikuti ujian evaluasi belajar akhir semester, maka kegiatan penerimaan raport pun dijadwalkan ulang pada awal Januari 2026.


Baca juga :

Arsip silaturahmi & penerimaan raport tahun 2025




• Wali santri, di antara jumlah presensi dan absensi

Keikutsertaan para wali santri dalam mengkawal kelancaran proses kegiatan belajar ( KBM ) adalah hal yang sangat penting untuk menentukan tingkat keberhasilan belajar bagi putra-putrinya di Rumah Qur'an Al Badr.

Dokumentasi Rumah Qur'an Al Badr, diskusi antara wali santri dan guru pendidik saat mengevaluasi perkembangan dan hasil belajar santri.

Dokumentasi Rumah Qur'an Al Badr, diskusi antara wali santri dan guru pendidik saat mengevaluasi perkembangan dan hasil belajar santri.


Hadirnya wali santri pada kegiatan silaturahmi dan penerimaan raport merupakan wujud sikap kepedulian ( awareness ) dari para orang tua dalam memberikan dukungan dan perhatian yang terbaik kepada setiap putra putrinya.

Dengan terselenggaranya silaturahmi bersama para guru pendidik, setiap orang tua dapat ikut mengevaluasi dan menilai sendiri perkembangan belajar santri sekaligus berdiskusi untuk menemukan solusi apabila menjumpai kendala dalam proses belajar putra-putrinya.


Baca juga :

Karakter utama guru pendidik


Berdasarkan data yang diperoleh dari sekretariat Rumah Qur'an Al Badr Jakarta, tingkat kehadiran wali santri dalam kegiatan silaturahmi dan penerimaan raport kali ini mencapai sekitar 75%.

Jumlah presensi ( kehadiran ) wali santri tersebut sudah dapat dikategorikan dominan apabila dibandingkan dengan jumlah wali santri yang abstain ( berhalangan hadir ), sehingga dapat dijadikan sebagai indikator telah baiknya kesadaran, tingkat kepedulian dan perhatian dari para orang tua atau wali santri dalam bekerjasama dengan para guru pendidik untuk keberhasilan proses belajar bagi setiap putra-putrinya di Rumah Qur'an Al Badr Jakarta.



• Kriteria penilaian prestasi belajar santri

Perlu kiranya diketahui oleh masyarakat, bahwasanya kegiatan belajar yang diselenggarakan di Rumah Qur'an Al Badr bukanlah hanya sebatas mengajarkan kepada santri cara membaca atau menghafalkan Al Qur'an saja.

Metode pendidikan Al Qur'an yang diselenggarakan di Rumah Qur'an Al Badr mengacu pada kurikulum yang mengarah pada sifat holistik ( menyeluruh ) yang telah diadaptasikan dengan kondisi dan tingkatan usia para santri.

Standar penilaian prestasi santri bukan hanya diukur dari banyaknya jumlah hafalan Al Qur'an maupun hadits, akan tetapi juga diukur dari tingkat pemahaman para peserta didik terhadap akidah yang lurus, attitude atau adab, dan akhlak mulia atau perilaku di dalam kesehariannya sejauh yang masih dapat terlihat oleh guru, khususnya ketika mereka sedang berada di dalam kegiatan pembelajaran / KBM.


Dokumentasi Rumah Qur'an Al Badr, arsip lembar raport perkembangan belajar santri semester gasal, Januari 2026


Di samping pembekalan ilmu Al Qur'an secara teori, para santri juga dibekali dengan pendidikan yang bersifat praktik agar memiliki standar kemampuan pribadi ( personal skill ) yang baik ketika mereka berada di tengah masyarakat kelak.

Standar kemampuan pribadi yang dimaksud adalah, bahwa setiap santri yang belajar di Rumah Qur'an Al Badr harus memiliki kualifikasi dapat menjalankan tugasnya sebagai imam dalam sholat berjamaah ketika dibutuhkan oleh masyarakat, memiliki jumlah hafalan berikut kualitas bacaan Al Qur'an yang baik, mampu menunaikan tugasnya sebagai seorang Muazin, dapat menyelenggarakan prosesi memandikan jenazah hingga proses pemakaman, sampai pada praktik ibadah yang sifatnya rutinitas seperti sholat Sunnah, dzikir pagi dan petang, thaharoh ( wudhu & tayamum ), dan akhlak yang mulia di dalam bermuamalah di tengah masyarakat.


Dengan demikian visi dan misi pendidikan Islam yang dicanangkan untuk mewujudkan sumber daya manusia ( SDM ) Indonesia yang bertaqwa dan berkualitas akan dapat terealisasi bersama dengan peran orang tua ( wali santri ) dalam membersamai putra putrinya menuntut ilmu.



• Peran serta masyarakat

Guru pendidik, para santri, berikut para wali santri, dan team pengelola Rumah Qur'an Al Badr sesungguhnya merupakan satu kesatuan civitas yang secara langsung berinteraksi dalam proses kegiatan pendidikan Al Qur'an di Rumah Qur'an Al Badr.

Sinergi yang baik dalam kegiatan pendidikan akan sangat menentukan tingkat keberhasilan dalam mendidik para santri.


Akan tetapi sebenarnya masih ada satu komponen masyarakat yang juga memiliki peranan besar dalam menunjang kelancaran kegiatan pendidikan di satuan pendidikan Rumah Qur'an Al Badr.

Komponen masyarakat yang dimaksud adalah unsur eksternal yayasan yang tidak lain adalah masyarakat secara umum, dan khususnya para donatur ( Muhsinin ).

Segenap dukungan yang telah diberikan oleh masyarakat baik secara moril maupun materi, adalah suatu bantuan yang sangat berharga dan bermanfaat bagi keberlanjutan pendidikan Al Qur'an di tengah masyarakat, khususnya generasi muda muslim Indonesia.

Rumah Qur'an Al Badr berpandangan bahwasanya baik unsur internal maupun unsur eksternal yayasan sejatinya adalah satu kesatuan yang harmonis dan dapat bersinergi di dalam wadah keluarga besar Rumah Qur'an Al Badr.

Atas setiap dukungan dan bantuan berharga bagi keberlanjutan program pendidikan Al Qur'an tersebut, segenap manajemen Rumah Qur'an Al Badr menghaturkan banyak terimakasih.

Syukron Jazaakumullahu khoiron.





Sabtu, 27 Desember 2025

Berita RQ Al Badr dalam gaya sastra dan puisi

Berita Rumah Qur'an Al Badr dalam gaya sastra dan puisi

Ditulis oleh team redaksi website Rumah Qur'an Al Badr 


Jadwal kegiatan rutin RQ Al Badr, Desember 2025 & rancangan bulan Januari 2026



--- Prolog ---


Rumah Qur'an Al Badr Jakarta

Hanyalah sebuah sarana 

Agar kegiatan menuntut ilmu 

Terasa nyaman dan menyenangkan 


--- 0 ---


Pendidikan Islam dan sosial kemasyarakatan  

Akan selalu seiring dan sejalan 

Tidak akan ada ketimpangan 

Demikianlah harmoni dan keseimbangan 


--- 0-0 ---


Buah karya ini meski masih sederhana 

Hanyalah dapat terlaksana 

Karena taufik dari yang maha kuasa 

Dan peranserta masyarakat yang turut bekerjasama


--- 000 ---


Berikutnya akan kami sampaikan 

Berita terbaru di bidang pendidikan 

Dan sosial kemasyarakatan

Yang masih dapat kami realisasikan 


--- 00-00 ---


Segala kekurangan dalam penyelenggaraan 

Mohon dimaklumi atau diluruskan 

Segalanya tentu akan dikembalikan 

Kepada Allah pemilik segala kebaikan


--- 00000 ---


Tanda kasih ini untuk masyarakat tercinta 

Menyongsong masa depan bersama-sama 

Membangun ketrampilan dan juga taqwa 

Setiap zaman tentu ada tantangannya


--- 000-000 ---



 Berita 1, Kegiatan di bidang pendidikan 

Tasmi' hafalan juz Amma, 30 November 2025




Tasmi' murojaah hafalan Al Qur'an 

Adalah program rutin dwi mingguan 

Bagi para santri yang berprestasi 

Menjaga Al Qur'an yang telah berhasil dihafalkan 


--- 000 ---


Tasmi' murojaah juz 30 kali ini

Menampilkan satu orang santriwati 

Sebutlah saja namanya Nadia

Di halaqah 4 tempat belajarnya 


--- 000 ---


Ba'da subuh adalah waktu penuh keberkahan 

Untuk membacakan atau menghafal Al Qur'an 

Meskipun hari itu libur di akhir pekan 

Raih kesuksesan bersama dengan teman-teman


--- 000 ---


Majelis live atau pun on line

Semuanya sama-sama menyenangkan 

Menghadiri langsung adalah keutamaan 

Tayangan media sosial sarana kemudahan


--- 000 ---


Tautan dokumentasi live Tasmi' hafalan Al Qur'an :





Berita 2, pekan ujian semester santri RQ Al Badr




2 pekan pertama di bulan Desember 

Adalah saatnya pekan ujian semester 

Bagi seluruh santri di RQ Al Badr 

Mengulang kembali pelajaran untuk dievaluasi 


--- 000 ---


Materi tahsin dan tahfidz Al Qur'an 

Pelajaran Aqidah hingga fikih ibadah 

Menilai attitude dan akhlaqul Karimah 

Hingga pelajaran adab dalam bermuamalah


--- 000 ---


Bukanlah hanya sebatas ujian teori

Ujian praktik pun tetap harus diikuti 

Praktik sholat dan juga thaharoh 

Hingga praktik Azan dan praktik Iqamah 


--- 000 ---


Di akhir tahun 2025 ini 

Adalah jadwal pembagian raport hasil evaluasi 

Akan tetapi jadwalnya telah dialihkan 

Menjadi pada awal tahun depan 


--- 000 ---


Bulan Januari 

Setelah liburan awal tahun 2026 nanti 

Adalah jadwal para santri untuk ujian susulan 

Bagi yang kemarin sempat berhalangan 


--- 000 ---


Selamat liburan panjang 2 pekan

Sholat janganlah sampai ditinggalkan 

Bacalah selalu Al Qur'an 

Semoga liburan ini penuh dengan keberkahan


--- 000 ---




• Motivasi dalam amal, Kegiatan di bidang sosial 

Program Waqaf mushaf Al Qur'an 




Program waqaf Al Qur'an 

Mushaf sumbangan dari teman-teman 

Atau dari masyarakat yang berempati 

Menjadikan amal sedekah nya sebagai investasi


--- 000 ---


Seumpama saja

Mushaf Al Qur'an yang diwakafkan 

Kemudian dibaca 

Dipelajari atau diamalkan 


--- 000 ---


Maka betapa banyaknya 

Perbendaharaan pahala 

Yang turut mengalir tanpa hentinya 

Dari setiap orang yang membacanya 


--- 000 ---


Dari setiap satu huruf yang dibaca 

Akan berbuah 10 pahala 

Bayangkan saja berapa jumlahnya 

Huruf-huruf di dalam sebuah ayat bahkan dalam satu surat 


--- 000 ---


Sehingga 

Ia pun turut memperoleh pahala 

Bahkan sekalipun dalam tidurnya 

Ia masih mendapatkan pahala


--- 000 ---




Berita 3, Pengiriman mushaf Al Qur'an pada bulan Desember 2025


Pengiriman kali ini

Tertuju pada dua destinasi 

Yaitu Tangerang dan kabupaten Sukabumi 

Semuanya telah terealisasi 


--- 000 ---





Pengiriman menuju Sukabumi 

Menggunakan jasa kurir ekspedisi 

Sedangkan pengiriman ke Tangerang 

Diantarkan langsung pada waktu siang


--- 000 ---


Mushaf Al Qur'an tujuan Sukabumi 

Ditujukan kepada dua sub destinasi 

Yang pertama adalah masjid Al Musholliin

Dan yang ke dua adalah musholah As Sajidin


--- 000 ---


Bersama dengan pak Ustadz Asep dan pak ustadz Adi 

20 mushaf ini telah diterima secara resmi

Lengkap dengan sejumlah dokumentasi 

Keduanya dari desa Giri Jaya


--- 000 ---






Tujuan Tangerang telah pula diterima 

36 mushaf oleh yang terhormat ibu ustadzah Dahlia 

Beliau adalah ketua yang merangkap sebagai guru 

Bagi majelis taklim khusus ibu-ibu


--- 000 ---


Di Kampung Tengger 

Desa Kemuning 

Kecamatan Kresek 

Kabupaten Tangerang, Banten 


--- 000 ---


Semoga mushaf nya penuh manfaat 

Karena Al Qur'an itu dapat menjadi syafaat 

Ditujukan bagi siapa saja 

Yang suka dan selalu gemar membacanya


--- 000 ---



• Berita 4, memberikan mushaf Qur'an untuk ibu Jamilah di Citayam 





Tak lupa pula kami sampaikan 

Distribusi tambahan mushaf Al Qur'an 

Bagi ibu Jamilah dari Citayam 

5 buah mushaf Al Qur'an teriring ucapan salam 


--- 000 ---


Jangan ragu dan sungkan 

Apabila ada kerabat atau pun kawan 

Yang membutuhkan mushaf Al Qur'an 

In syaa Allah akan kami kirimkan 


--- 000 ---




--- Epilog ---



Demikian berita ini dituliskan 

Sebagai media informasi yang dapat diandalkan 

Semua informasi terbuka dan bisa didapatkan 

Melalui official website di setiap mingguan atau bulanan 

--- 000 ---



Salam sastra Indonesia

Keindahan seni, bahasa dan tutur kata

Menyampaikan berita terpercaya 

Namun tetap jujur apa adanya 


--- 000 ---



Team redaksi www.yapisalbadr.org
©2025







Selasa, 23 Desember 2025

Penghormatan untuk ustadzah Maesuroh binti H. Mamat

Penghormatan untuk ustadzah Maesuroh binti H. Mamat




إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ

Segenap pengurus Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial ( YaPIS ) Al Badr, team manajemen Rumah Qur'an ( RQ ) Al Badr Jakarta, rekan-rekan sejawat pendidik Al Qur'an / para asatidz staf pengajar di Rumah Qur'an Al Badr Jakarta, dan seluruh jama'ah majelis taklim Rumah Qur'an Al Badr Jakarta, para santri dan walisantri pelajar di Rumah Qur'an Al Badr Jakarta, serta seluruh civitas keluarga besar Rumah Qur'an Al Badr Jakarta menghaturkan belasungkawa atas berpulangnya ke Rahmatullah, ustadzah ibu Hajjah Maesuroh binti H. Mamat.


Beliau rohimahallahu meninggal pada hari  Selasa, 3 Rajab 1447 H, bertepatan dengan 23 Desember 2025 dinihari, dalam usia yang ke 75 tahun.

Dalam kesehariannya ustadzah ibu Hajjah Maesuroh binti H. Mamat Rahimahallahu merupakan pengajar tetap di majelis taklim mengaji untuk ibu-ibu di masjid Darussalam Ragunan, dan beberapa majelis taklim di masjid sekitar mendampingi suami beliau yang juga sesepuh kami, yang kami hormati bapak ustadz KH. Johana Satar yang juga aktif membimbing Al Qur'an kepada masyarakat setempat.


Semoga Allah Subhanahu wa Ta'Alaa memaafkan semua khilaf yang ada pada beliau rahimahallahu semasa hidupnya, dan menerima serta memberikan pahala yang melimpah untuk semua amal-amal sholihnya serta dedikasi yang telah diberikannya dalam membimbing Al Qur'an dan Islam kepada masyarakat.


Semoga diberikan kesabaran dan Istiqomah kepada seluruh keluarga yang ditinggalkannya.

Dan semoga dapat menjadi suri tauladan dan ibroh bagi seluruh masyarakat untuk tetap Istiqomah dalam kebaikan, semangat dalam mencintai dan mempelajari Al Qur'an sampai di akhir hayat.


Allahuma Aamiin 


اللهم اغفر لها وارحمها وعافيها و اعرف عنها و أكرم نزلها ووسع مدخلها و نقها بالماء والثلج والبرد كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس


اللهم امين



Sabtu, 13 Desember 2025

Pembentukan Majelis Wali Santri RQ Al Badr

Rumah Qur'an Al Badr untuk masyarakat Indonesia 

Sejalan dengan prinsip dasar khidmah dan amanah dakwah dalam lingkup kependidikan Islam, segenap team pengelola di Rumah Qur'an Al Badr akan selalu berkomitmen untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanannya kepada publik.


Seperti halnya di bidang pendidikan Islam, khidmah di bidang sosial kemasyarakatan pun akan turut dikembangkan dan diberdayakan sebagai satu bentuk upaya untuk mendukung keberhasilan cita-cita mulia pendidikan Islam berdasarkan semangat gotong royong dan kebersamaan.

Kedua pilar khidmah tersebut, yaitu Pendidikan Islam dan Sosial kemasyarakatan secara jelas telah tertulis di dalam torehan visi dan misi lembaga pendidikan ini, yaitu sejak Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial ( YaPIS ) Al Badr secara resmi didirikan.


Visi dan misi Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial Al Badr 


• Pembentukan "Mawas Al Badr"

Di antara bentuk realisasi bagi terlaksananya khidmah pendidikan Islam dan sosial  kemasyarakatan itu ialah program Rumah Qur'an Al Badr dalam memperkenalkan cara kerja berorganisasi dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar ( KBM ) kepada masyarakat di lingkungan Rumah Qur'an Al Badr Jakarta.

Pada pertengahan Desember 2025, manajemen Rumah Qur'an Al Badr secara resmi telah membentuk sebuah team kepengurusan di kalangan walisantri yang kemudian diberi nama "Mawas Al Badr".

Penamaan "Mawas Al Badr" itu sendiri merupakan bentuk akronim dari "Majelis Wali Santri Rumah Qur'an Al Badr"


• Tujuan dibentuknya "Mawas Al Badr"

Tujuan utama dari dibentuknya Majelis Wali Santri Rumah Qur'an Al Badr ini adalah sebagai sarana berkoordinasi dalam penyelenggaraan setiap kegiatan Rumah Qur'an, dan juga sebagai forum komunikasi untuk menjembatani aspirasi antara seluruh walisantri dengan manajemen di Rumah Qur'an Al Badr.

Kerjasama dan sinergi harmonis yang tercipta antara para walisantri bersama dengan guru pendidik tentu saja merupakan hal yang sangat penting sebagai faktor penentu keberhasilan belajar para santri.

Manfaat lain yang juga dapat diperoleh dari terbentuknya Majelis Wali Santri Rumah Qur'an Al Badr ini adalah sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat akan pentingnya profesionalisme dalam penyelenggaraan setiap kegiatan di sebuah lembaga pendidikan.

Rumah Qur'an ( RQ ) Al Badr, yang kini telah genap berusia 6 tahun merupakan sebuah lembaga pendidikan yang meskipun masih berstatus informal akan tetapi senantiasa berusaha untuk meningkatkan profesionalisme kerja dengan menerapkan standar pengelolaan yang rapi di setiap kegiatan yang diselenggarakannya.


• Struktur Organisasi dan Kedudukan Mawas Al Badr 

Secara organisasi, keberadaan Majelis Wali Santri di Rumah Qur'an Al Badr bukanlah seperti konsep hierarki layaknya relasi kepemimpinan di antara atasan dengan bawahan.

Majelis Wali Santri Rumah Qur'an Al Badr berikut perangkat kepengurusannya adalah mitra pendidikan yang posisinya berdampingan dalam berkoordinasi dan bekerjasama dengan Dewan Guru di Rumah Qur'an Al Badr.



Keanggotaan Majelis Wali Santri Rumah Qur'an Al Badr terdiri dari 9 personil wali santri sebagai representasi ( perwakilan ) dari seluruh walisantri yang berada di Rumah Qur'an Al Badr Jakarta.

Seluruh personil keanggotaan Majelis Wali Santri ini pernah menjadi anggota team kepanitiaan pada event Wisuda hafidz Al Qur'an yang diselenggarakan Rumah Qur'an Al Badr Jakarta beberapa waktu yang lalu.


Jabatan ketua Majelis Wali Santri Rumah Qur'an Al Badr untuk periode Desember 2026 hingga Desember 2027 dipercayakan kepada ibu Hesti, dan jabatan sekretaris dipercayakan kepada ibu Sri, serta jabatan bendahara dipercayakan kepada ibu Eva.

Selain dari posisi kepengurusan, ke enam wali satri yang lainnya akan menempati posisi sebagai team anggota yang akan ikut membantu tugas fungsional Majelis Wali Santri di Rumah Qur'an Al Badr.


• Satu pertanyaan penting 

Ada satu pertanyaan yang barangkali sempat terlintas di benak masyarakat pada umumnya atau bahkan di antara para walisantri itu sendiri.

Apakah Majelis Walisantri itu memang benar-benar diperlukan keberadaannya di lingkungan Rumah Qur'an Al Badr ?

Maka jawabannya adalah memang benar keberadaannya sangat diperlukan.

Meskipun Rumah Qur'an Al Badr masih merupakan lembaga pendidikan non formal, akan tetapi keberadaannya jelas sangat bermanfaat sebagai media pendidikan Al Qur'an bagi masyarakat.


Keberadaan Rumah Qur'an Al Badr yang sangat fokus di bidang pendidikan ilmu Al Qur'an dapat dikatakan sebagai partner atau mitra pendidikan bagi sekolah-sekolah formal seperti SD, SMP, SMA, bahkan untuk lembaga pendidikan tinggi sekalipun.


Baca juga :

Pesona di antara pendidikan umum dan pendidikan Islam


Sebagaimana telah maklum, jumlah porsi penyajian materi pendidikan dasar Islam terutama pendidikan ilmu Al Qur'an di lembaga-lembaga pendidikan umum yang dikelola oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia tersebut hingga saat ini dirasakan masih sangat minimalis.

Dari segi jumlah kuantitas sarana pendidikan, keberadaan lembaga pendidikan berstatus formal yang selama ini didaulat untuk memberikan porsi materi pendidikan Islam yang cukup banyak seperti Madrasah dan perguruan tinggi Islam pun jumlahnya masih di rasa kurang memadai.


Baca juga :

Profil remaja masa kini


Kehadiran lembaga-lembaga pendidikan non formal seperti halnya Rumah Qur'an Al Badr, diharapkan dapat melengkapi sekaligus mengisi celah-celah kekurangan tersebut sehingga visi dan misi pendidikan nasional dalam membentuk sumber daya manusia Indonesia yang cerdas, terampil, beriman dan bertaqwa pun niscaya dapat terealisasi dengan sebaik-baiknya.

Di kemudian hari nanti, apabila Rumah Qur'an Al Badr ditakdirkan bisa menjadi semakin berkembang sehingga dapat bertransformasi menjadi sebuah lembaga pendidikan formal, maka persiapan demi persiapan baik dari segi pengadaan sarana maupun prasarana belajar serta dari sisi manajerial organisasi setidaknya telah mulai dirintis keberadaannya sejak dari jauh hari.




Postingan populer

Kegiatan pra Ramadhan 1447 H di RQ Al Badr

Bergembira menuju Ramadhan  Setiap tahunnya, masyarakat Muslimin di seluruh penjuru dunia tentu akan selalu berjumpa dengan sebuah momentum ...