Selasa, 13 Oktober 2026

Halaqah Tarbiyah, sarana pembinaan siswa remaja di RQ Al Badr

Rumah Qur'an Al Badr Jakarta kembali mengetengahkan beberapa inovasi terbaru di dalam penyempurnaan program kependidikan Al Qur'an yang rekam jejaknya telah berlangsung sejak lebih dari sewindu yang lalu kala sistem penanggalan pada kalender Masehi belum lagi menyentuh di angka tahun 2020.


Kala itu Rumah Qur'an Al Badr yang baru saja diresmikan, memulai kelas pembelajaran perdananya dengan hanya mengampu hingga 10 orang peserta didik yang rata-rata baru berusia di tingkat pelajar Sekolah Dasar / SD.

Kini, setelah lebih dari 7 tahun berlangsung, jumlah peserta didik usia sekolah yang belajar di Rumah Qur'an Al Badr secara signifikan telah bertambah hingga mendekati angka 100 orang siswa dengan kategori usia yang lebih bervariasi antara tingkat pelajar Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas.


Bagi mereka yang telah mulai bergabung untuk belajar di Rumah Qur'an Al Badr sejak di masa-masa awal Rumah Qur'an Al Badr berdiri, saat ini tentu saja telah menginjak masa-masa usia remaja ataupun pra remaja.

Dan bagi mereka yang baru mulai bergabung untuk belajar di Rumah Qur'an Al Badr sejak satu atau dua tahun belakangan, tentu saja saat ini mereka masih berada di dalam kategori pelajar usia Sekolah Dasar yang secara alamiah masih lebih dekat dan identik dengan masa usia kanak-kanak.

Sehingga secara statistik, komposisi siswa atau santri berstatus pelajar yang juga sedang menimba ilmu di Rumah Qur'an Al Badr saat ini akan didominasi oleh dua atau tiga kelompok usia yaitu siswa atau santri usia kanak-kanak, siswa atau santri usia pra remaja, dan siswa atau santri usia remaja.


Sebagaimana diketahui, karakteristik dunia kanak-kanak yang sangat kental dengan dunia bermain tentu sangat berbeda dengan karakteristik dunia remaja atau pra remaja yang ciri khasnya adalah bersemangat dalam mencari atau mengokohkan jatidiri, sehingga dengan demikian pendekatan belajar dan pembinaan nya pun masing-masing akan jauh berbeda mengikuti karakter usia dan perkembangan psikologinya.

Atas dasar pertimbangan itulah, Rumah Qur'an Al Badr pun kembali meluncurkan program pendidikan yang terbaru, yaitu Halaqah Tarbiyah.



• Apakah itu Halaqah Tarbiyah ?

Halaqah tarbiyah adalah sebuah istilah dalam dunia pendidikan yang diambil dari bahasa Arab. Secara umum Halaqah Tarbiyah dapat berarti kelompok kegiatan pembinaan atau pendidikan Islam.


Makna Halaqah adalah "lingkaran" atau kumpulan orang yang duduk secara melingkar ( biasanya antara 5 hingga 15 orang ) untuk mengkaji pelajaran agama Islam secara rutin.

Di Rumah Qur'an Al Badr, istilah Halaqah dimaknai sebagai sebuah kelas belajar yang beranggotakan 10 atau maksimal 12 orang.

Sedangkan kata Tarbiyah berasal dari kata rabba-yurabbibu-tarbiyatan yang berarti mendidik, memelihara, mengasuh, atau menumbuhkan potensi seseorang secara bertahap.

Sehingga secara istilah, Halaqah Tarbiyah dapat dimaknai sebagai sistem pembinaan atau pendidikan Islam dalam kelompok-kelompok kecil ( kelas belajar ) yang dipandu oleh seorang pembina ( disebut murabbi / ustadz ) dan diikuti oleh para peserta binaan ( mutarabbi / siswa ) dengan kurikulum pendidikan yang terstruktur.



• Tujuan dibentuknya Halaqah Tarbiyah Rumah Qur'an Al Badr 

Sebagai salah satu varian kelas pembelajaran yang baru dibentuk, Halaqah Tarbiyah memiliki beberapa kesamaan sekaligus beberapa perbedaan dengan halaqah taklim atau kelas pembelajaran reguler yang sejak awal telah rutin diselenggarakan di Rumah Qur'an Al Badr.


Jadwal kegiatan Halaqah Tarbiyah telah terindeks ( no.26 ) dalam jadwal kegiatan bulanan YaPIS Al Badr / RQ Al Badr Jakarta di bulan  Oktober 2026. Sedangkan jadwal kegiatan no. 4 sampai  25 adalah jadwal kegiatan Halaqah Ta'lim reguler santri di 8 halaqah belajar ( KBM ).



Apabila Halaqah Taklim reguler adalah kelas belajar membaca dan menghafal Al Qur'an yang dapat diikuti oleh siswa / siswi atau santri / santriwati dari berbagai kategori tingkatan usia, maka Halaqah Tarbiyah merupakan kelas pembelajaran lanjutan dan pembinaan ( self development ) yang khusus diperuntukkan bagi setiap siswa laki-laki atau santri laki-laki yang telah menginjak masa usia remaja atau pra remaja.

Sebagaimana diketahui, masa usia remaja atau pra remaja merupakan masa-masa yang sangat penting bagi setiap individu di dalam mencari dan mengokohkan eksistensi hingga kelak dapat menjadi versi jatidirinya yang terbaik.


Menurut penjelasan yang diterima redaksi dari ketua Rumah Qur'an ( RQ ) Al Badr Jakarta yang juga telah berperan aktif dalam menginisiasi pembentukan Halaqah Tarbiyah ini, ustadz Muhammad Salim. Lc. M.pd, masa-masa usia remaja adalah rentang waktu yang sangat penting bagi setiap orang dalam membangun dan membentuk jatidirinya. Pada masanya tersebut mereka akan sangat membutuhkan pada semacam bimbingan, mentoring, dan pembinaan yang terukur serta lebih terarah agar di kemudian hari seorang siswa atau santri yang belajar di Rumah Qur'an Al Badr bukan hanya dapat memiliki kepandaian di dalam membaca dan menghafalkan Al Qur'an saja, akan tetapi juga memiliki bekal wawasan Islam yang memadai, kepribadian yang elegan, jiwa leadership atau kepemimpinan, akhlak yang mulia, serta jasmani yang tangguh dan sehat wal Afiyat.


Pada akhirnya, gagasan mulia ini tentu saja bukanlah hanya sekedar menjadi retorika wacana di atas kertas, atau impian indah di siang hari bolong, atau bahkan utopia belaka.

Buah pemikiran ini adalah satu bentuk integritas dan idealisme yang muncul dari relung hati nurani para guru pendidik yang turut berdedikasi dalam menjaga masa depan generasi muda Islam di Indonesia.


Meskipun tidak semudah seperti usaha membalikkan telapak tangan untuk merealisasikannya, tujuan dari pendidikan mulia ini tentu saja bukanlah menjadi suatu hal teramat sulit atau bahkan mustahil untuk dapat diwujudkan.

Gagasan yang mulia ini niscaya akan tetap dapat direalisasikan hanya dengan mengharapkan adanya pertolongan dari Allah di samping ikut melaksanakan berbagai proses serta langkah-langkah kerjanya setahap demi setahap.



• Jadwal pelaksanaan kegiatan Halaqah Tarbiyah 

Secara garis besarnya, sejak pertama kali diluncurkan pada bulan September 2026, jadwal kegiatan Halaqah Tarbiyah akan rutin dilaksanakan sebanyak satu kali dalam setiap pekannya, atau tepatnya di setiap hari Sabtu malam Minggu, bada Isya sampai selesai bertempat di gedung sekretariat Rumah Qur'an Al Badr Jakarta.

Direncanakan, kegiatan Halaqah Tarbiyah secara bertahap akan dikuti khusus oleh setiap siswa laki-laki / santri pria yang telah menginjak masa usia remaja atau pra remaja di lingkungan Rumah Qur'an Al Badr Jakarta.

Pembimbing Halaqah Tarbiyah adalah para guru atau asatidz di Rumah Qur'an Al Badr, atau bisa juga staff pengurus yayasan yang berkompeten di bidang pendidikan, atau tenaga pendidik ahli yang bisa juga didatangkan dari eksternal yayasan.



• Dokumentasi kegiatan Halaqah Tarbiyah perdana

Dokumentasi Rumah Qur'an Al Badr Jakarta, Kegiatan Halaqah Tarbiyah perdana diikuti oleh 5 orang santri remaja, Sabtu 19 September 2026.


Dokumentasi Rumah Qur'an Al Badr Jakarta, Kegiatan Halaqah Tarbiyah berikutnya diikuti oleh 9 orang santri remaja, Sabtu 28 September 2026.



• Mabit, wujud nyata pembinaan iman taqwa dan kesehatan jasmani santri RQ Al Badr 

Apabila pembelajaran dalam Halaqah Tarbiyah diselenggarakan dalam format pemaparan teori dan praktik dengan durasi waktu yang relatif singkat, yaitu sekitar 90 menit saja, maka program Mabit ( Malam bina Iman dan Taqwa ) adalah bentuk tindak lanjut dan realisasi dari pembinaan dalam format praktikum yang mengambil tempat kegiatan di dalam masjid ( itikaf ) dan lingkungan sekitar masjid yang diselenggarakan sejak ba'da Isya sampai selesai di keesokan harinya.

Pilihan waktu yang ideal adalah di akhir pekan menjelang hari Ahad ( malam Minggu )


Flyer kegiatan Mabit perdana yang diselenggarakan oleh Rumah Qur'an Al Badr, Sabtu 10 Oktober 2026 di masjid At Ta'lim komplek kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN ) Jakarta Selatan.


Dalam durasi waktu yang relatif lebih panjang tersebut, para peserta Mabit akan melalui beberapa rangkaian agenda kegiatan Mabit seperti tausiyah, diskusi ilmiah remaja, menginap di dalam masjid, Qiyamul Lail, Sholat Subuh berjamaah, Tilawah Al Qur'an, murojaah hafalan Al Qur'an, Sarapan, hingga olahraga pagi.


Keutamaan program Mabit ini sesungguhnya merupakan momentum praktikum dari segenap bimbingan yang berupa arahan secara teori atau lisan yang disampaikan pada saat kelas pembelajaran di Halaqah Tarbiyah.

Dalam sebuah kaidah klasik yang masyhur di ranah dunia pendidikan disebutkan :


لسان الحال افصاح من لسان المقال

Lidah perbuatan ( keteladanan ) lebih fasih dari lidah perkataan ( perkataan nasihat )



Dalam sesi acara Mabit ini, para peserta akan diperkenalkan dengan praktik pembiasaan manajemen waktu yang efektif di waktu malam, seperti belajar, mengulang pelajaran, Tilawah Al Qur'an, disiplin waktu istirahat, sholat malam ( Qiyamullail ), sholat Subuh berjamaah tepat waktu, dan pola hidup sehat seperti sarapan dan olahraga pagi.

Hingga saat ini seluruh kalangan di dunia pendidikan maupun praktisi manajemen maupun pelaku bisnis di seluruh dunia telah pula bersepakat pada sebuah keyakinan, bahwasanya kedisiplinan dan konsistensi adalah satu di antara kunci kesuksesan di dalam kehidupan.



• Dokumentasi kegiatan Mabit perdana RQ Al Badr Jakarta 

Agenda pertama, pembukaan acara Mabit bersama ketua RQ Al Badr, ustadz Muhammad Salim. Lc. M.pd, yang dilanjutkan dengan sesi mendengarkan tausiah dan diskusi remaja Islam RQ Al Badr Jakarta.

Sesi acara berikutnya, istirahat sambil menikmati hidangan malam bersama sama.



Sesi acara selanjutnya, tilawah Al Qur'an bersama sama secara mandiri.



Dokumentasi video Rumah Qur'an Al Badr Jakarta, murojaah bersama hafalan Al Qur'an 




Dokumentasi video Rumah Qur'an Al Badr Jakarta, murojaah bersama hafalan Al Qur'an 



Santri peserta acara Mabit RQ Al Badr saat sedang murojaah setoran hafalan Al Qur'an dengan metode sparing partner.



Santri peserta acara Mabit RQ Al Badr saat sedang murojaah setoran hafalan Al Qur'an dengan metode sparing partner.


Sesi acara outdoor di waktu pagi setelah Qiyamullail dan sholat Subuh berjamaah, olah raga bersama untuk menjaga kebugaran fisik dan stamina.


Santri RQ Al Badr Jakarta mencoba fasilitas dan sarana olah raga yang digunakan oleh mahasiswa / Praja IPDN.



Sesi acara outdoor di waktu pagi setelah Qiyamullail dan sholat Subuh berjamaah, olah raga bersama untuk menjaga kebugaran fisik dan stamina.



Dokumentasi video, para santri RQ Al Badr berlari-lari pagi mengelilingi area komplek kampus IPDN Jakarta. 


Dokumentasi video, para santri RQ Al Badr berlari-lari pagi mengelilingi area komplek kampus IPDN Jakarta. 


Dokumentasi video, para santri RQ Al Badr berlari-lari pagi mengelilingi area komplek kampus IPDN Jakarta. 


Santri RQ Al Badr Jakarta mencoba fasilitas dan sarana olah raga yang digunakan oleh mahasiswa / Praja IPDN.


Santri RQ Al Badr Jakarta mencoba fasilitas dan sarana olah raga yang digunakan oleh mahasiswa / Praja IPDN.


Sesi penutupan rangkaian kegiatan Mabit Perdana Rumah Qur'an Al Badr Jakarta, para santri sedang mendengarkan nasihat dan pesan dari Ketua RQ Al Badr Jakarta, coach ustadz Muhammad Salim. Lc. M.pd.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungannya, silahkan menulis pesan pesan anda

Postingan populer

Halaqah Tarbiyah, sarana pembinaan siswa remaja di RQ Al Badr

Rumah Qur'an Al Badr Jakarta kembali mengetengahkan beberapa inovasi terbaru di dalam penyempurnaan program kependidikan Al Qur'an y...